Selasa, 23 Mei 2017

If your chase two rabbits, both will escape!

Yak, jika kamu mengincar dua kelinci dalam waktu bersamaan, kedua kelinci tersebut pasti akan kabur. Kamu gak akan ngedapetin satu pun, apalagi dua-duanya. Eits, bukan, bukan, postingan kali ini bukan untuk ngajarin kalian tentang cara nangkap kelinci yang bener kok guys.. Jangankan nangkap kelinci deh, nangkap anjing aku yang kabur aja kadang gagal kok hahahahaha.

Oke, balik ke topik. Postingan kali ini aku mau ngebahas tentang fokus.

Pernah gak sih kalian merasa di hidup ini tuh too many things to worry about? Atau kalian berpikir "aduh ini kenapa banyak banget yang mesti di urus?" mungkin karir, kuliah atau sekolah, belum lagi masalah pribadi masing-masing.

Pertengahan bulan Maret sampai awal bulan April kemarin merupakan bulan ter-hectic yang cukup menguras energi dan pikiran aku. Aku bener-bener stress karena di bulan itu banyak hal yang harus aku kerjakan dan aku putuskan. Ada pekerjaan cukup berat yang di berikan dari atasan aku di kantor dan belum lagi proposal skripsi aku di tolak oleh kaprodi aku, dimana akhirnya aku harus ngebut mengerjakan ulang dari 0 proposal skripsi aku dalam waktu 2 minggu, di tengah kesibukan di kantor yang gak manusiawi. Yap, aku kerja sambil kuliah. Double-trouble. Quadrate.

Untungnya aku bisa menghadapi itu semua dengan tenang. Tersenyum. Berpikir positif.

HAHAHAHAHAAHA. Enggak lah, bohong.

Yang terjadi malah sebaliknya. Tiap hari aku selalu mengeluh dalam hati, marah-marah, ngoceh-ngoceh gak jelas, isi pikiran aku bener-bener negatif dan aku hampir gak bisa tenang setiap harinya. Feels like so many dementors arround me. Suck my happiness. Tau kan, adegan di film Harry Potter waktu dementor keliaran sana sini nyerang anak-anak Hogwarts?

Setiap bangun pagi, aku bakal selalu berpikir "same sh*t, different day". Saat di kantor dan di beri pekerjaan-pekerjaan berat, aku bakal berpikir "aduh kenapa aku lagi", "kenapa gak orang lain yang kerjain aja?", "aku terus loh yg di suruh", "ihh enak ya si A atau si B kerjaannya gampang, aku dapet yang susah-susah mulu", "aku lagi aku lagi yang di suruh". Padahal aku masih ingat, harusnya waktu itu aku harus menjaga diri untuk berpikir tenang karena ada ujian psikotes di kantor yang cukup penting, tetapi psikologi aku malah gak beres karna aku kerjanya marah-marah setiap hari. Belum lagi saat jam kuliah aku selalu komplen "aduh ini revisi kapan selesai", "aduh pasti di persulit lagu", "aduh kapan wisuda", "ya ampun benci benci benci" dan segudang pemikiran negatif lainnya yang bener-bener bikin aku gak bisa berpikir jernih. Malah seringkali aku mengkhawatirkan kuliah pada saat jam kerja, dan sebaliknya. Hasilnya, hampir setiap hari aku gak tenang. Tidur gak nyenyak. Kerjaan di kantor ataupun di kampus gak ada yang beres.

Marah dan lelah.

Sampai di suatu hari, aku gak sengaja nonton ulang film SPIDERMAN 2, adegan waktu Peter Parker sedang curhat ke Uncle Ben bahwa dia gak sanggup nerima super power, lalu Uncle Ben berkata "with great power comes great responsibility". Jeng jeng jeng... ada suara 'klik' ketika ngedengerin dialog di scene itu. Padahal dulu aku sering nonton film ini dan adegan ini tuh terlihat biasa aja, tapi entah kenapa saat itu aku bener-bener merasa dapet motivasi dari kalimat Uncle Ben itu. Kalo di pikir-pikir sih posisi aku sama kayak Peter Parker, terjebak oleh profesi dia yang selain kuliah, dia juga punya pekerjaan berat yang harus di jalankan bersamaan. Yaa walaupun kerjaan kami beda ya, dia superhero, aku superhedon.

Image result for uncle ben spiderman with great power

Then I started to change my mindset.

Positive mind is a magnet for miracle.

Oke, bukan berarti aku yang tadinya selalu berpikir negatif tiba-tiba langsung bertobat dan berpikir serba positif, I'm not that kind of person. Tetapi setidaknya aku berusaha mengurangi pemikiran negatif. Mulai berpikir tenang, fokus dan fokus. Pada saat bekerja, fokus pada segudang tugas yang di berikan, lalu kerjakan dengan tenang. Begitu pula saat kuliah, aku mengusahakan agar tidak memikirkan yang lain. Aku menjatahkan semua porsi stress aku menurut waktu dan tempat. Aku bener-bener pengen ngelewatin masa-sulit-serba-urgent tersebut, perlahan tapi pasti, yang jelas aku berusaha fokus dan tenang. Dan surprisingly, it works.

Yes, it works!


Pelan-pelan, pekerjaan aku di kantor yang tadinya terlihat tidak mungkin terselesaikan sendiri mulai terselesaikan. Ada kebanggaan tersendiri ketika pekerjaan yang berat itu bisa aku selesaikan sendiri dan si atasan tersenyum dan berkata "good job", yaa walaupun aku gak dapet apa-apa. Hitung-hitung sih buat nambah motivasi kerja aja. Di tambah lagi sebagai bonus, aku berhasil melewati seleksi psikotes di kantor dengan baik. Dan untuk urusan kuliah, aku seneng banget proposal aku akhirnya di terima oleh kaprodi, dan sekarang aku sedang menyelesaikan skripsi yang udah di setujui tersebut. Hal-hal yang tadinya aku pandang berat, sekarang perlahan-lahan

Well..inti dari cerita di atas adalah, setiap orang pasti memiliki permasalahannya tersendiri. Kamu yang lagu ngebaca postingan ini juga mungkin menghadapi hal yang mirip dengan kasus aku di atas. Hey friends, you are not alone. Kita semua memiliki masalah yang beragam, itu pasti. Tapi ingat, kekuatan pikiran itu melebihi kekuatan-kekuatan yang lain. Tetap fokus dan berpikir tenang, miracles will happen!

Ingat ya, "with great power comes great responsibility".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perjalanan ke WAE REBO, Desa di Atas Awan #travel03

Salah satu pengalaman yang gak terlupakan dari liburan kali ini adalah pengalaman menuju ke desa di atas awan, desa yang pernah meraih p...